Mengapa pendidikan di indonesia harus di evaluasi ulang ? karena
"Sistem pendidikan Indonesia menempati peringkat terendah di dunia, menurut tabel liga global yang diterbitkan oleh firma pendidikan Pearson."
Terendah ? Lalu apa yang salah ? Bukankah pemerintah Indonesia sendiri sudah berusaha mencari bibit masa depan dengan memberlakukan UN di setiap tahunnya ? Mengapa masih menempati posisi terendah ?
Oke, jadi begini teman, ada beberapa permasalahan dari sistem pendidikan yang ada di indonesia..
- Pendanaan. Anggaran untuk pendidikan di Indonesia memang terus ditingkatkan, akan tetapi hal tersebut masih harus juga digunakan untuk hal-hal yang tepat. Pendanaan BOS (Biaya Operasional Sekolah) yang sedang diterapkan saat ini memang cukup membantu, akan tetapi perlu dicermati pula mengenai distribusi serta sasaran dari pendanaan tersebut. Di wilayah-wilayah tertentu seorang siswa (dari kalangan mana saja baik kaya maupun miskin) dapat terbebas dari uang SPP dari SD Negeri hingga SMA Negeri, namun di wilayah-wilayah lain hal tersebut masih belum dapat terlaksana.
- Permasalahan Metode dalam Sistem Pendidikan Nasional. Metode “Spoon Feeding” yang diterapkan mulai dari TK hingga SMA atau bahkan Perguruan Tinggi masih menjadi andalan di Indonesia, dimana guru yang bertindak aktif menyuapi ilmu kepada siswa yang hanya bertindak pasif. Presiden SBY saat temu nasional 2009 di Jakarta pada tanggal 29 Oktober 2009 pun pernah mengkritisi hal ini, “”Saya ingatkan Mendiknas, coba sejak TK, SD, SMP, SMA itu metodologinya jangan guru aktif siswa pasif, dan hanya sekedar mengejar ujian, rapor. Kalau itu yang dipilih, maka anak-anak bersekolah tidak berkembangkreativitasnya, inovasi dan jiwa wirausahanya”.
- Pengajaran Nilai Sikap dan Bukan Pengejaran Nilai Raport. Pendidikan nilai di Indonesia memang memiliki alokasi yang minim. Sebagai contoh, selama 4 tahun kuliah di pendidikan tinggi di Indonesia, pembelajaran nilai umumnya hanya selama 2 sks dalam satu semester. Menurut beberapa pengamat pendidikan, sistem pendidikan di Indonesia masih membuat pengdikotomian terhadap pendidikan nilai dan pendidikan sekuler. Pendidikan nilai umum diajarkan di pesantren misalnya, dan tidak terintegrasi dengan pendidikan di lembaga non-keagamaan. Di lembaga pendidikan formal non-keagamaan pun, penanaman sikap dinilai kurang. Siswa dan guru lebih terfokus pada nilai raport dan UN, sehingga nilai menjadi segala-galanya di Indonesia.
Berbeda dengan sistem pendidikan yang dimiliki negara maju seperti Korea Selatan. Sistem pendidikan di Korea Selatan menggunakan umur, bukan lewat pengetahuan, nilai, ataupun tes. Selain dilihat dari faktor umur (usia), faktor bulan kelahiran juga menentukan.
Lalu apa solusinya?
Menurutku sih
- Jangan jadikan pendidikan di indonesia itu sebagai formalitas yang hanya semata-mata untuk mendapatkan nilai. Ini penting kenapa? Sudah banyak siswa-siswi yang semisal lulus UN ataupun ujian lainnya dengan berlaku curang sampai-sampai untuk mendapatkan nilai 10.00 aja harus beli jawaban, dll. Dari sini saja kita sudah tidak bisa mengukur mana murid yang berkualitas mana yang tidak.
- Jangan jadikan guru sebagai tolak ukur keberhasilan murid. Mengapa aku bilang begini? Karena banyak di sekolah-sekolah yang gurunya itu Aktif sementara muridnya pasif. Kalau begini terus bagaimana murid bisa berkembang kreativitasnya? Kalau ilmunya itu terus disuapin kayak anak kecil. :D
- Yang menurut saya paling menentukan ialah Manajemen Pendidikan. Mengapa? Karena pendidikan di Indonesia itu tidak tersebar secara merata. Semisal di Ibukota sudah 10 langkah lebih maju ditimbang yang ada di daerah. Wewenang untuk mengambil kebijakan prinsipil dalam bidang pendidikan di Indonesia masih dipegang oleh pemerintahan pusat. Artinya, pemerintahan daerah belum berani mengambil otoritas untuk menentukan masa pendidikan dasar atau corak seragam di sekolah formal.
Jadi gimana teman-teman ? Akankah metode pendidikan indonesia berlangsung seperti sekarang ini terus menerus ? Mari kita bangun Indonesia lebih bak :)
Sumber :
- http://edukasi.kompasiana.com/2013/02/18/sistem-pendidikan-indonesia-terburuk-di-dunia-apa-yang-salah-529735.html
- http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/11/121127_education_ranks.shtml
- http://konsultanpendidikan.com/2013/07/22/mengenal-lebih-dalam-tentang-negeri-ginseng-sistem-pendidikan-korea-selatan-part-1/






1 komentar:
Bagus, dim. Lanjutkan karyamu :D
Posting Komentar